Wednesday, March 20, 2013

Pertumbuhan Penduduk

Berubahnya suatu jumlah penduduk disebut Pertumbuhan Penduduk. Pertumbuhan penduduk positif merupakan naiknya jumlah penduduk, dan sebaliknya pertumbuhan penduduk negatif merupakan menurunnya jumlah penduduk.
Tiga Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk:
  1. Fertilitas (Kelahiran), merupakan masa seorang wanita melahirkan keturunan baru yang menyebabkan naiknya jumlah penduduk
  2. Mortalitas (Kematian), meninggalnya seorang penduduk menyebabkan pertumbuhan penduduk negatif
  3. Migrasi, berpindahnya seorang penduduk dari satu tempat ke tempat lainnya. Bentuk migrasi antara lain, imigrasi (pindahnya penduduk ke negara lain), emigrasi ( masuknya penduduk dari negara lain), transmigrasi (pindahnya penduduk ke pulau lain dalam satu negara), urbanisasi (pindahnya penduduk dari desa ke kota)
Pertumbuhan penduduk di suatu negara dapat ditentukan oleh pertumbuhan penduduk alami dan migrasi yang disebut dengan pertumbuhan penduduk total. Dengan rumus:
P = Pertumbuhan penduduk yang dicari
L = Jumlah kelahiran
M = Jumlah kematian
I = Jumlah penduduk yang masuk
E = Jumlah penduduk yang keluar

Klasifikasi pertumbuhan penduduk yang digunakan adalah:
a) Pertumbuhan penduduk rendah, jika berada pada kisaran 0 – 1 %
b) Pertumbuhan penduduk sedang, jika berada pada kisaran 1 – 2 %
c) Pertumbuhan penduduk tinggi, jika di atas 2 % 

Kelahiran
Setiap tahun angka kelahiran dapat bertambah ataupun berkurang. Faktor yang dapat mendorong angka kelahiran di antaranya sebagai berikut:
1) kawin usia muda
2) adanya beberapa anggapan di masyarakat, seperti:
    a) anak sebagai penentu status sosial
    b) punya banyak anak merasa terpandang di mata masyarakat
    c) anak sebagai penerus keturunan
    d) banyak anak banyak rezeki

Ada pula faktor-faktor penghambat angka kelahiran, yaitu:
1) pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB)
2) alasan ekonomi/pendidikan sehingga orang menunda perkawinan
3) wanita karier, merasa repot jika mempunyai anak banyak
4) penyakit tertentu yang diderita perempuan
5) adanya ketentuan Undang-Undang Pokok Perkawinan No.1 Tahun 1974 yang menentukan umur minimal kawin seorang laki-laki 19 tahun dan wanita 16 tahun

Kematian
Faktor-faktor penunjang kematian:
a) adanya bencana alam dan wabah penyakit
b) fasilitas kesehatan yang kurang
c) tingkat kesehatan masyarakat yang rendah
d) makanan kurang bergizi
e) kecelakaan lalu lintas
f) adanya peperangan

Faktor-faktor penghambat kematian:
a) fasilitas kesehatan yang lengkap
b) kemajuan pendidikan dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan
c) larangan agama membunuh orang
d) makanan bergizi
e) lingkungan yang bersih dan teratur

Ledakan Penduduk
Merupakan pertumbuhan penduduk yang melonjak tinggi dalam jangka waktu yang pendek. Hal ini biasa terjadi saat angka kelahiran tinggi sedangkan angka kematian mengelami penurunan.



Dampak negatif yang timbul, antara lain:
  1.  Tingkat kemiskinan semakin meningkat karena pertumbuhan penduduk yang cepatbiasanya tidak serta merta diikuti oleh pertumbuhan ekonomi yang cepat.
  2. Pertumbuhan penduduk yang cepat tidak seimbang dengan peningkatan produksipangan dapat mendorong kekurangan pangan.
  3. Timbulnya permukiman atau daerah kumuh di perkotaan sebagai akibat mahalnyaharga tanah dan rumah.
  4. Pemerintah mengalami kesulitan menyediakan sarana kebutuhan masyarakat sepertisarana pendidikan dan kesehatan, perumaham, dan lain-lain disebabkan memerlukandana yang besar dan lokasinya padat oleh permukiman penduduk.
Upaya untuk mengatasi dampak ledakan penduduk, diantaranya:
  1. melaksanakan program Keluarga Berencana (KB), yaitu mengendalikan pertumbuhanpenduduk melalui cara pengendalian kelahiran
  2. menggalakan program transmigrasi
  3. meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga kemampuannya bekerja untukmembangun dirinya menjadi lebih baik
  4. memperluas lapangan kerja
  5. pengiriman tenaga kerja ke negara tetangga

Source:
http://www.scribd.com/doc/104128449/10/A-PERTUMBUHAN-PENDUDUK-DAN-FAKTOR-FAKTORNYA

No comments:

Post a Comment